Hai, Kamu…

image

Hai, kamu.

Kamu yang sedang duduk di bangku seberang. Mengenakan jaket hoodie berwarna kelabu. Berambut panjang tapi tertata rapi.

Mungkin kita tak pernah duduk bersama dan membicarakan hal-hal tidak penting di sekitar kita.

Mungkin kita tak pernah menertawakan betapa konyolnya teman kita yang datang ke kampus dengan tampilan acak-acakan.

Mungkin kita tak pernah berlari bersama di hari Sabtu pagi.

Mungkin kita tak pernah berbalas pesan singkat.

Mungkin kita hanya sering saling menyapa.

Hai.

Halo.

Hei.

Kadang ketika aku menatapmu, wajahmu berpaling. Yah, bukannya aku tidak peduli. Bukannya kamu tidak menganggapku hampa. Bukannya aku ingin menjadi pusat perhatianmu.

Hei.

Aku hanya ingin berbicara denganmu.

Aku hanya ingin, untuk sesaat, mendengar suaramu menyebut namaku.

Aku hanya ingin tahu bahwa kamu bukanlah seperti yang lain.

Kamu berbeda, tetapi dengan caramu sendiri. Kamu membuatku melihat sisi baikmu yang kadang terlupakan atau tidak nampak. Kamu membuatku sadar bahwa dengan memendam perasaanku terlalu dalam, aku justru membuat perasaanku itu tumbuh lebih kuat.

Tapi kamu juga membuatku sadar, bahwa kamu adalah orang yang tak mungkin bisa kumiliki.

Hei, kamu…

Maukah kamu duduk kemari dan berbagi cerita serta lelucon bersamaku?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s